Cara anda memperlakukan mesin, dari dingin sampai dipakai sampai di matikan lagi memiliki efek yang sangat besar dalam umur dan kemampuannya.
Berikut ini pengetahuan dasar yang sebaiknya anda pahami.
Running in ( inreyen ) untuk Satria kita 500 km
- Lupakan cara lama dalam memperlakukan mesin baru dengan cara memperhatikan batasan RPM tertentu dalam jarak tertentu, lebih baik dikendarai secara biasa saja (normal use) yang membiarkan mesin bekerja secara bebas (tetapi jangan sampai batas merah) dan jangan juga di beri beban berat (misalnya penggunaan gigi tinggi pada kecepatan rendah).
- Penggantian perseneling juga dilakukan secara halus jangan di dilepas secara tiba-tiba. Inreyen jangan dilakukan dengan cara distandar tengah lalu mesin dihidupkan dan perseneling masuk dalam jangka waktu tertentu. Hal tersebut dapat merusak mesin.
Ada 2 buah Tips yang bisa dilakukan semasa Inreyen, yaitu :
- Cari turunan yang agak panjang (kalau bisa sih kondisi sepi kayak minggu pagi biar gak ganggu lalu lintas), dimulai dari atas, kendarai motor kira-kira 50 km/jam. Begitu mulai turun, tutup gas sedikit sekitar 1-2 detik lalu buka gas lagi sampai mesin terasa narik (torsi dapat), tutup gas lagi. Hal ini menghasilkan kefakuman di dalam crankcase( ruang mesin di bawah piston) yang menyebabkan tekanan ring piston terhadap dinding silinder sehingga membantu untuk bed in (menyatu sehingga gesekan minim).
- Jangan menggunakan oli sintetis. Hal ini selain memperlambat bed in karena kelicinannya juga dapat memperpendek umur mesin. Bearing dan silinder menjadi terlalu licin sehingga tidak bisa menghasilkan film untuk memegang oli yang lewat. Jadi kalau inreyen pakai oli standar pabrik yang mineral aja, selain murah hasil terbaik.
- Menghidupkan motor dari keadaan dingin. Kerusakan yang paling besar dari sebuah mesin kebanyakn terjadi pada start awal dari dingin. Oli masih sulit untuk bersirkulasi dan juga oli masih berada di bawah yaitu di bak oli. Untuk menolong hal ini, gunakan kick starter beberapa kali dalam keadaan mesin mati. Dalam hal menyimpan motor juga berpengaruh. Parkirlah motor dengan menggunakan standar tengah sehingga oli merata dikiri-kanan mesin. Kalau menggunakan standar sampng, oli akan berkumpul di sebelah kiri mesin. Apalagi kalau motor ditinggal lama. Hal ini menyebabkan bagiandalam mesin sebelah kanan jadi cemburu karena kurang terlumasi. Setelah mesin hidup, boleh tunggu beberapa saat sekitar 1 menit sampai mesin sudah idle normal atau langsung jalan dengan kecepatan santai untuk memberi kesempatan oli bersirkulasi dengan sempurna.
- Kendarailah motor dengan semestinya. Mesin-mesin dibuat dengan tujuannya masing-masing. Mesin potong rumput di disain untuk hidup dengan putaran mesin yang statis. Berbeda dengan mesin motor yang didisain dengan putaran mesin yang dinamis.
Apalagi untuk motor jaman sekarang yang didisain untuk dibawa pada RPM menengah ke tinggi. Misalnya untuk Motor Satria, dari spesifikasi dapat diketahui tenaga dan torsi maksimum pada RPM yang cukup tinggi yaitu 9000-an.
Sehingga bisa dikatakan mesin Satria bekerja secara optimal di sekitar RPM (8000 – 90000) yang membuat mesin menjadi lebih awet dibandingkan dengan mesin satria yang dikendarai terlalu hati-hati atau dikendarai dengan cara short shifting (ganti perseneling pada RPM yang terlalu rendah).
Jadi sekali-sekali motor bawa kebut untuk membuat mesin bersih dan sehat tanpa melupakan tanggung jawab kita sebagai pengendara motor yang sopan.
Perhatikan pula dalam menurunkan perseneling. Jangan menurunkan lebih dari satu gigi sekaligus dari kecepatan tinggi yang mengakibatkan over-rev (RPM ketinggian atau di atas batas aman)sehingga dapat merusak transmisi dan katup juga bisa bengkok.
- Jangan sering-sering angkat roda depan. Sepeda motor di disain dengan dua roda, jadi kalau kita mengendarai motor dengan satu roda berarti kita memakainya diluar disainnya. Beberapa motor, kalau kita angkat roda depan cukup lama menyebabkan oli menuju ke belakang crankcase sehingga sulit dijangkau mesin untuk disirkulasikan. Apa yang akan terjadi? Turun mesin!
- Please, don’t do it (jangan lakukan!!). Kita sering melihat pengendara motor atau mobil menaikkan RPM (ngegas) sebelum dimatikan. Untuk kendaraan teknologi lama atau mesin 2 tak hal tersebut biasa dilakukan untuk memperkaya ruang bakar atau membersihkan busi sehingga mudah untuk di start kembali (CMIIW). Namun untuk kendaraan modern hal ini akan merugikan. Seperti kita ketahui bensin adalah cairan yang ampuh untuk membersihkan kotoran yang berlemak atau ber-oli. Sehingga apa jadinya bila kita melakukan hal tersebut di atas yang menyebabkan ada sisa bahan bakar yang tidak terbakar karena langsung dimatikan setelah di gas? Oli yang melindungi silinder dan piston akan tersapu yang berarti umur mesin berkurang dan bisa menyebabkan karat bila motor disimpan lama.
Filed under: Anak Kendari, It's Me, Jakarta, Tips dan Trik, c1p1, hobby, intermozo, kendari , satria fu 150, rawat motor, rawat, maintanance motor, oli satria, inreyen motor satria, inreyen

Salam Kenal Mas…
Saya memiliki pemahaman yang sama dengan apa yang mas paparkan, Saya juga pemilik Satria FU150 dibeli tanggal 13 Mei 2008…
Karena saya sebelumnya memiliki sepeda motor Shogun FD110 lansiran ‘96 awal launching, saya punya pengalaman yang bermanfaat. Semenjak pertama kali saya ngga percaya sama oli yang diiklankan di media TV. Saya kebetulan distributor Oli Quasar P2 buatan German, saya ingin berbagi dengan kawan-kawan yang memiliki motor yang sama. Saya dah lama pakai oli tersebut tak ada masalah yang berarti. Kasus yang terjadi justru Baut pembuangan Olie kena tanggul ‘Polisi Tidur’ hingga terjadi kebocoran oli… Menurut penemunya K. Philips, Bahwa oli tersebut memililiki teknologi NANO dia menempel pada pori-pori silinder dan blok silinder tidak akan terjadi macet atau istilah bengkel nge -jem- karena olinya menempel. Rumah saya berjarak 40 Km ke tempat kerja…Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa…
Kalau mau info ini, saya bisa kirimkan VCD presentasi demo Oli German P2,….Gimana mas…Boleh…
wah mas..boleh tu survey olinya..
kalo boleh minta tolong..
nama olinya sama specnya..
kalo iya minta tolong kirimin datanya ke no hape gw..
oli keren tuh..
selama ini gw pake yang namanya ada Te Oo Pe itu loh..
bunyi agak kasar..
pengen coba oli jerman..
gmn??
thanks yach
o iy..
no gw 08192459299
thanks yak..
mas mas sekalian yang udah ahli bgt ttg dunia permotoran.. aku mau nanya nih… ada rencana beli motor satria untuk menggantikan mobil aku sebagai alat transportasi dari rumah ke kampus dan ke kantor. kelebihan dan kekurangan motor ini apa sih?? ada special treatment gak untuk motor ini??(treatment diluar maintenance std dari BERES).. oiyah klo di komparasi sama HONDA CS-1 gmn yah..
terima kasih sebelum nya bwt mas mas sekalian
regards
deri
=admin=
mobil ma motor mah jauh banget bedanya….motor LEBIH MURAH tapi ga Murahan
satria dengan honda cs 1 jelas beda di performancenya….untuk harga jelas lebih murah satria (dengan cc yang lebih besar dari cs1 loh) harga jual suzuki lebih rendah dari honda karena teknologi SUPER IRIT yang di miliki honda lebih unggul ketimbang motor 4 tak lainnya..
oiyah mas, takut nya aku lupa alamat site ini,,hehe..karena jujur aja ini kebeneran bgt bisa nemu… jawaban nya ke email aku aja yah..
mohamadrizqi_fathanputra@yahoo.com
mas gue punya stria fu gue beli secon. kalau masukin perseneleng keras kenapa ya mas n’ waktu mesin hidup susah dinetralin……………
satria klo dah pemakaian setahun sering bermasalah di persenelannya, kata teman2 yang punya fu150 sih itu karena setelan komplinnya kurang pas, coba aja set di dealer motor suzuki terdekat, mereka pasti bisa mengatasinya…thanks dah mampir./….
yoi dah brur
MAS, satria fu bsa d’stel klepnya ga sih??
truz kLu pake knokenas racing bsa ga?,,
Minta sarannya donK. . .
Q mau beli Satria Fu 15o. .
Tp msh bngung. . .kualitas msinNya. .
Kira2 gmn?
Klo buad anag muda kyk q. .
Dkorek gmpang ga?
Bisa dkorek mpe brapa cc??
Apa satria Fu Na ntu. . Trmasuk mtor sport yg dkhususkan buad balap??
Harga Barunya brp si ??
Klu ada yg pnting. .bs bls d’no.Hp Q. .
085641099949
thankx ya oM. .
Xixi. . Lg bngung ne.
Mas saya mau nanya, bagaimana cara memperbaiki mesin satria fu yang sudah turun mesin karna sering diangkat ban depan ?
Saya mau tanya,biasanya kalau masih inreyen itu ga boleh dipake buat boncengan.
Apa buat motor satria hal itu juga berlaku?
ga masalah sih..tapi bonceng satu aja…trus ga di pake ngebut…
OLI APA YG BAGUS BUAT FU
motul
mas,saya baru seminggu punya satria FU.
pada saat inreyen udh saya kebut2,itu apa ada mslh nanti ama mesin nya?
mohon jawaban nya ya.
thanks…..
baca buku petunjuknya bro…klo udah, praktekin…semuanya ada di buku petunjuk kok…thank dah mampir
gw pnya satria 2009, bru 3 bln koq bunyi d mesin’y kasar bgt!!!
knva yaa???